Kunjungan Wisman ke Penglipuran Lesu

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Desa Tradisional Penglipuran-Bangli hingga saat ini masih stagnan atau belum meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selain disebabkan oleh daya tarik yang ditawarkan masih monoton atau itu-itu saja, minimnya fasilitas yang ada juga diduga menjadi penyebab masih stagnannya kunjungan wisman ke kawasan tersebut.

Wisman yang dulunya sudah pernah datang ke Penglipuran memang jarang datang kembali. Sebab mereka menilai tidak ada sesuatu yang baru di objek wisata yang ada di Bangli ini. Umumnya wisatawan yang ingin berkunjung ke Penglipuran adalah wisatawan yang didominasi oleh wisatawan usia lanjut. Selain itu, mereka juga umumnya wisatawan yang ingin mengetahui secara lebih mendetail kondisi Penglipuran. Jarang ada wisatawan dari kalangan muda yang tertarik untuk berkunjung ke Penglipuran.

Yang juga cukup memprihatinkan, ternyata jarang ada wisatawan yang mau berkunjung ke Penglipuran dalam beberapa kali. Mereka menilai, Penglipuran hanya menawarkan itu-itu saja, misalnya keunikan rumah warga.

Jika saja di sana ada daya tarik lain, misalnya pementasan kesenian tradisional, rumah makan atau tempat wisata alternatif, wisatawan akan lebih betah ke Penglipuran.

Sebelumnya, sejumlah warga Penglipuran mengakui jika hingga saat ini jumlah wisatawan yang datang ke Penglipuran masih belum mampu bersaing dengan tetangganya seperti Kintamani.

Oleh sebab itu, diharapkan agar selain terus dilakukan promosi, penambahan sarana dan prasarana lain di Penglipuran juga harus dilakukan jika ingin menarik jumlah wisatawan yang lebih banyak lagi.

This entry was posted on Saturday, June 12th, 2010 at 11:55 am and is filed under Obyek wisata Bali. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

 

Leave a Reply

Please insert the signs in the image: