Angkutan Wisata Kebanjiran Order
Memasuki masa liburan sekolah Juni 2010 ini, angkutan wisata di Bali kebanjiran order. Ketua Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba) mengatakan, rata-rata anak-anak sekolah di seluruh Bali, memanfaatkan transportasi angkutan pariwisata untuk mengunjungi objek wisata dalam rangkaian acara perpisahan termasuk liburan sekolah.
Setelah mengikuti ujian nasional kegiatan anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMU mengikuti kegiatan tour atau liburan ke objek wisata. Ini dalam rangkaian perpisahan termasuk mengisi liburan sekolah pada Juni 2010. Liburan sekolah bagi anak-anak SD, SMP, SMU ini tentunya memberikan kesempatan bagi pengusaha angkutan pariwisata di Bali untuk mengais rezeki.
Pengusaha angkutan pariwisata ini rata-rata kebanjiran orderan untuk liburan anak-anak sekolah ini mulai tanggal 1-12 Juni. Setelah tanggal 12 Juni, anak-anak sekolah di Bali kemungkinan lebih banyak menyaksikan kegiatan Pesta Kesenian Bali (PKB).
Orderan bus pariwisata ini merata dari sekolah-sekolah di seluruh Bali , tetapi yang mendominasi pemesanan bus pariwisata dari sekolah-sekolah di Denpasar dan Badung. Jenis bus pariwisata yang dipesan di antaranya bus dengan kapasitas 30 kursi dan bus kapasitas 40 kursi.
Sementara itu, angkutan bus pariwisata yang terdaftar di Pawiba mencapai 900 unit. Bus pariwisata ini selain untuk melayani tour wisatawan mancanegara (wisman) termasuk melayani wisatawan domestik seperti liburan anak-anak sekolah. Dengan jumlah bus 900 unit, pengusaha angkutan pariwisata di Bali mampu melayani kegiatan liburan anak-anak sekolah di Bali.
Sementara itu, adapun lokasi yang menjadi sasaran kegiatan liburan anak-anak sekolah ini meliputi kawasan Bedugul, Alas Kedaton, Tanah Lot dan Plaga. Ini termasuk objek wisata di kawasan Bali Timur seperti Tirta Gangga dan objek wisata di Bali lainnya.
Selain itu, melihat orderan bus pariwisata sampai tanggal 12 Juni 2010 terlihat pengusaha angkutan pariwisata di Bali merasa terjadi sedikit peningkatan pesanan bus untuk tujuan liburan anak-anak sekolah dibandingkan tahun sebelumnya. Ini membuktikan, animo pasar domestik untuk mengikuti kegiatan liburan ke objek-objek wisata di Bali tergolong masih sangat tinggi.
Adapun rute yang banyak dipilih anak-anak sekolah ini meliputi objek wisata Bedugul-Danau Beratan-Alas Kedaton. Dalam jangka waktu satu hari, anak-anak sekolah ini bisa mengunjungi tiga objek wisata yang lokasinya cukup berdekatan. Kunjungan anak-anak sekolah lebih banyak ke kawasan objek wisata alam dibandingkan objek wisata kebun binatang. Ini menyangkut untuk menekan biaya masuk ke objek wisata. Anak sekolah ini biasanya dibebankan biaya tour dari sekolah meliputi untuk biaya transportasi, biaya masuk objek wisata, snack atau biaya makan.