Beri Kemudahan bagi Wisman Jepang Soal Layanan IoB
Pengoperasian fasilitas immigration on board (IoB) bagi wisatawan dari rute Narita Jepang – Denpasar sangat menguntungan wisatawan Jepang yang berlibur ke Bali.
Ketua Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba), mengatakan, jika program IoB ini berhasil dikembangkan diharapkan bisa dimanfaatkan wisatawan mancanegara (wisman) dari negara lain di luar Jepang.
Ia mengatakan, dengan IoB wisatawan dari Jepang tidak lagi mesti antre lagi di loket visa on arrival (VoA) di Bandara Ngurah Rai. Urusan keimigrasian ini bisa dilakukan cukup di dalam pesawat Garuda yang mereka tumpangi dan mengantarkan wisatawan Jepang ini ke Bali .
Dengan fasilitas IoB ini, wisman asal Jepang ketika sampai di bandara cukup hanya mengurus koper selanjutnya menuju hotel tempat menginap. Selama ini, bandara kerap kali dihadapkan dengan pemandangan antrean pengurusan VoA. Jika ada 2-3 pesawat yang mendarat paling tidak wisman mesti mengantre sampai 2 jam hanya mengurus VoA.
Ke depan adanya kemudahan IoB ini memang perlu dikembangkan untuk wisatawan dari negara yang lain yang berlibur ke Bali. Di bagian lain, kebijakan pemerintah untuk menaikkan biaya VoA mesti dikaji lebih mendalam. Kebijakan kenaikan biaya VoA ini semestinya disampaikan jauh hari sebelumnya. Informasi kenaikan pengurusan biaya VoA tersebut tidak merugikan biro perjalanan wisata (BPW) termasuk wisman yang bersangkutan.